Lantas 7 milyar liter air itu sebagian menguap, menjadi awan, kemudian turun lagi ke bumi lewat hujan, masuk kembali dalam siklus air air bersih. Berubah jadi mata air pegunungan, masuk dalam sumur, air PDAM, galon², ceret, gelas², yang salah satunya kita minum setiap hari. Siklus air yang terus berputar.
Siapa di dunia ini yang tidak pernah meminum kencing orang lain? Kita jelas sekali "pernah" minum air kencing. Iya, itu betul, air tersebut sudah kembali bersih dan suci dalam siklus air, tentu saja buka air kencing secara harfiah, tapi dengan memikirkan ini, kita bisa membayangkan, sebenarnya orang² di dunia ini berbagi banyak hal. kita berbagi siklus air. Maka, kenapa ada orang yang merasa lebih berkuasa dibanding yang lain? Merasa lebih hebat? Sombong?
Lebih² yang aniaya sekali dengan lingkungan hidup. Merusaj hutan, mengusir hewan², menghancurkan habitatnya. Tidakkah mereka tahu, seekor monyet juga kencing, dan kencingnya menguap ke langir, turun jadi hujan, kembali menjadi air minum dalam botol kristalmahal yang dia minum. Kita juga berbagi dengan hewan².
Dalam agama pun, sangat terlarang merusak lingkungan sekitar. Apalagi sampai menghancurkannya, membuat kerusakan luas sekali. Apapun alasannya, tidak masuk akal sedikitpun jika ada yang justeru membela para perusak lingkungan alam
Renungkanlah. Semoga bisa memberikan pemahaman baik
*Tere Liye
Tidak ada komentar:
Posting Komentar